Tampilkan postingan dengan label gorontalo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gorontalo. Tampilkan semua postingan
Jumat, 23 Maret 2012
Serangan Mirip Tomcat Ditemukan di Malalayang
SERUPA: Perbandingan kumbang Tomcat (kiri) dan kumbang yang ditemukan Arlen Kolinug, warga Malalayang. (inset) Kumbang Tomcat Asli.
MANADO -- Populasi kumbang Tomcat yang menghebohkan Surabaya beberapa hari terakhir ini diduga juga ada di Manado, khususnya di kawasan Malalayang II. Pasalnya, seekor kumbang mirip Tomcat ditemukan Arlen Kolinug (25), warga Malalayang II Lingkungan 2, kemarin.
Menurut mahasiswa Fakultas Teknik Elektro Unsrat ini, kumbang tersebut ditemukannya ada di atas screen yang biasa digunakannya untuk sablon di rumah kontrakannya. "Saat itu, sekira jam 5 sore, angin berhembus kencang. Saya dan teman-teman sedang duduk di teras membaca Manado Post yang memuat berita tentang Tomcat itu. Kami terkejut ketika melihat ada binatang mirip Tomcat di atas screen yang ada di atas meja di teras itu," tuturnya.
Takut binatang itu benar Tomcat, dia dan rekan-rekannya tak berani menyentuh serangga itu. Maklum, dari koran dia membaca kulit bisa iritasi seperti luka bakar jika terkena cairan Tomcat. "Saya lalu menutup serangga itu dengan gelas. Teman-teman menghubungi teman yang seorang dokter. Menurut teman yang dokter itu, kumbang ini memang Tomcat," tutur Arlen.
Seorang teman Arlen yang tak mau menyebutkan namanya menyatakan sangat penasaran dengan kumbang itu. "Kalau benar ini Tomcat seperti yang menyerang di Surabaya, kita harus waspada dan masyarakat luas harus tahu," ungkapnya.
Seperti diberitakan kemarin, serangan Tomcat menyebabkan puluhan warga Surabaya harus mendapat perawatan. Kumbang yang tidak mengigit ini memiliki cairan beracun di tubuhnya. Jika terkena kulit manusia, cairan tersebut akan menimbulkan gatal-gatal dan perih seperti luka bakar.
Kondisinya mirip seperti 'muntah ular.' Menanggapi temuan itu, Kepala Bidang Distanak Sulut Ir Henny Kambey mengatakan belum ada laporan yang masuk terkait temuan apalagi serangan Tomcat di Sulut hingga kemarin malam.
Hal senada dikatakan Kepala Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura Ir Arie Bororing. "Kita akan mengecek. Tapi, sampai sekarang ini, belum ada laporannya," tuturnya. Sebelumnya, Kepala Distanak Sulut, Ir Johanis Panelewen, mengatakan, hewan tersebut belum ada di Sulut. Meski begitu, dia memuji sikap proaktif warga yang memberitahukan tentang kumbang mirip Tomcat itu.
Di sisi lain, pengamatan sepintas terhadap bentuk dan tubuh serangga yang ditemukan Arlen itu kemungkinan besar bukan Tomcat. Pasalnya, bagian perut dan 'leher' Tomcat berwarna oranye, sedangkan serangga yang ditemukan Arlen hanya bagian perut yang oranye, sedangkan 'leher' tidak.(tr-15)
jalan jengki di mnado ambles
MANADO – Warga kawasan Kali Jengki dekat Pasar Bersehati, Calaca, dikejutkan dengan amblasnya sebagian badan jalan, kemarin sore. Kondisi yang terjadi sekira pukul 16.00 Wita, yang tidak memakan korban jiwa maupun kendaraan itu membuat arus lalu lintas di kawasan padat transportasi itu sempat macet berat.
Pantauan di lapangan mengindikasikan badan jalan yang amblas sekira 1,5 x 2 meter terjadi karena kikisan air laut pada tanah yang menjadi pondasi aspal tersebut. Tanah di sebagian aspal yang tak amblas terlihat juga telah terkikis air.
"Terjangan ombak yang berdebur hingga melewati talud sepertinya menggerus tanah di bawah aspal itu hingga amblas," ujar Arifin, warga yang sehari-hari berjualan bumbu dapur di ruas jalan tersebut.
Hal senada dikatakan Welly Tongpeles. Menurutnya, sehari sebelum amblasnya jalan itu, ombak akibatnya kencangnya angin tak henti-hentinya menghantam bagian samping badan jalan itu. "Tadi pagi saya lihat jalan sudah berlubang. Tapi kecil. Sore ini ketika saya lihat lagi lubangnya membesar," tutur pria yang menjual barang kelontong di toko depan jalan amblas itu.
Kondisi ini membuat warga khawatir jalan bisa amblas total. Mereka berharap bisa ada penanganan darurat terhadap persoalan ini. "Kami takut nanti saat ada mobil melintas jalan tiba-tiba amblas. Bisa ada korban," ungkap seorang warga lainnya yang minta namanya disimpan.
Warga sekitar berupaya memberi peringatan bahaya jalan amblas itu dengan meletakkan sejumlah kardus di bagian badan jalan yang terlihat normal, tapi bagian bawahnya berongga, agar tak ada kendaraan atau pejalan kaki melewatinya. "Semoga cuaca cerah berlanjut. Sebab, kalau angin keras dan ombak besar lagi, pasti lubang makin besar," timpal seorang warga lainnya.
Menanggapi hal ini Kadis Pekerjaan Umum Manado, Ir Ferry Siwi MS, menyatakan akan secepatnya melakukan penanggulangan darurat amblasnya jalan tersebut. "Akan ditangani secepatnya," tutur Siwi via ponselnya.(*)
Rabu, 14 Maret 2012
gorontalo bensin habis pertamax ada
gorontalo, - PT Pertamina (Persero) memperketat penyaluran bahan bakar minyak bersubsidi untuk mengantisipasi aksi pembelian berlebih dengan tujuan penimbunan menjelang kenaikan harga premium dan solar bersubsidi.
Wakil Presiden Komunikasi Korporat PT Pertamina (Persero) Mochamad Harun menyampaikan hal itu, dalam siaran pers, Minggu (11/3/2012), di Jakarta. Pertamina, lanjut Harun, telah berkoordinasi dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Kepolisian, serta Pemerintah Daerah. Hal ini untuk mengantisipasi penimbunan BBM menjelang kebijakan penaikan harga BBM bersubsidi ditetapkan.
"Bagaimana pun, aksi penimbunan sangat merugikan. Selain karena mengurangi hak konsumen lain, aksi itu juga berisiko bagi keselamatan lingkungan sekitar terkait dengan sifat BBM yang mudah terbakar," kata dia.
Pihaknya juga telah memerintahkan Hiswana Migas (Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi) untuk mengimplementasikan aturan ketat dalam penyaluran BBM bersubsidi. Aturan tersebut seperti pelarangan penjualan melalui jeriken, kecuali kepada masyarakat yang jauh letaknya dari SPBU, itupun dengan syarat adanya surat rekomendasi dari Kepolisian dan atau Pemerintahan Daerah setempat.
"Namun, harus diakui untuk implementasi aturan tersebut kerap terkendala terkait risiko yang harus dihadapi operator SPBU yang bersinggungan langsung dengan masyarakat konsumen. Untuk itu, koordinasi dengan Kepolisian sangat diperlukan agar ketentuan itu bisa berjalan," tuturnya.
Pertamina juga menyalurkan BBM bersubsidi ke SPBU hanya terbatas pada kuota yang sudah ditetapkan, berapapun adanya permintaan tambahan kuota yang diajukan.
"Kami tidak akan melayani permintaan tambahan kuota harian oleh SPBU karena berapapun BBM bersubsidi disalurkan, pasti akan habis. Dan kami sangat mengkhawatirkan hal itu hanya dimanfaatkan untuk aksi penimbunan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab," kata dia.
Masyarakat juga diharapkan agar tidak membeli berlebih dan secara proaktif ikut mencegah aksi penimbunan. Masyarakat dapat melaporkan aksi penimbunan kepada kepolisian, pemda, BPH Migas dan melalui Contact Center Pertamina 500000.
"Kami telah berkoordinasi dengan Kepolisian untuk memperluas penegakan hukum untuk mengantisipasi aksi penimbunan BBM bersubsidi," kata Harun menambahkan.
Bupati Gorontalo Jadi Saksi Nikah Massal
GORONTALO, Bupati Gorontalo David Bobihoe Akib diangkat menjadi saksi dalam pernikahan massal yang diikuti tujuh pasang pengantin yang digelar TP PKK Kabupaten Gorontalo di Kecamatan Boliyohuto, Rabu lalu.
Kegiatan akbar PKK itu juga dalam rangka peringatan HKG-PKK ke-40.
Selain pernikahan massal kegiatan itu juga disatukan dengan acara khitan dan gunting rambut yang merupakan bentuk perhatian PKK Kabupaten Gorontalo bagi warga kurang mampu di kecamatan Boliyohuto.
Bupati David Bobihoe Akib menyampaikan apresiasinya terhadap kepedulian TP-PKK terhadap masyarakat. "Menilik program kerja PKK utamanya menyangkut peningkatan keluarga sejahtera maka PKK memiliki fungsi multi dimensi yang benar-benar menunjang program pemerintah. Karenanya organisasi yang digerakkan kaum perempuan ini perlu beroleh dukungan semua pihak," ungkap Bupati David.
Fungsi Tim Penggerak PKK, kata Bupati, dapat dilihat dari perannya dalam aktivitas masyarakat setiap hari, dimana Perempuan PKK menjadi fungsi pencegahan yang dapat dijabarkan menjadi penekan permasalahan atau penyimpangan perilaku ditingkat keluarga bahkan lingkungan sosial.
"Di samping itu setiap anggota PKK juga memiliki fungsi perlindungan, yakni menjadi benteng mental bagi keluarga dari ancaman masalah internal dan ekternal sekaligus juga PKK sebagai fungsi pengembangan yang berberan sebagai penggali potensi manusia sehingga dapat berkontribusi secara sosial dalam kedudukannya sebagai anggota kelurga maupun dilingkungannya," jelas Bupati.
Hal lebih utama, tambah Bupati, PKK memiliki fungsi sebagai pemberdayaan yang mampu meningkatkan, menata kemampuan ekonomi untuk kebutuhannya dan juga memiliki fungsi informatif dimana PKK menjadi sumber informasi dan pembelajaran komunikasi untuk berinteraksi dengan masyarakat.
"Yang terakhir PKK juga memiliki fungsi sebagai rujukan keluarga yakni menjadi tempat bertanya, memberikan nasehat-nasehat untuk meningkatakan dan mengarahkan. Karenanya esensi TP-PKK yang digerakkan kaum perempuan masih sangat diharapkan oleh masyarakat," tambah Bupati.
Peringatan HKG-PKK itu juga diikuti oleh Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo.
Kegiatan sosial yang berlangsung di salah satu sekolah dasar itu diikuti oleh tujuh pasang pengantin, 32 peserta khitan, 32 peserta pembeatan dan 20 peserta gunting rambut yang semuanya berasal dari keluarga kurang mampu.
Melalui kegiatan itu, Bupati David berharap para peserta dapat merasa terbantu karena telah diringankan dalam hal pelaksanaan hajatan yang seharusnya membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan dana hibah PKK desa dan kecamatan dari Bupati David Bobihoe selaku Ketua Dewan Penyantun TP. PKK Kabupaten Gorontalo yang masing-masing memberikan 5 juta rupiah untuk setiap desa. (*)
Kamis, 08 Maret 2012
Provinsi Gorontalo Gelar Operasi Katarak Gratis
Kabar gembira bagi masyarakat Provinsi Gorontalo. Dalam waktu dekat Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Gorontalo akan menggelar operasi katarak gratis.
Kepala Dinkes Provinsi Gorontalo, Sukri Djakatara mengatakan pendaftaran telah dibuka sampai dengan 10 Maret 2012. "Kita tidak punya batas target pokoknya sebanyak-banyaknya akan kami terima," ungkap Sukri via telepon pada Tribun Manado, Rabu (7/3/2012).
Untuk waktu pelaksanaannya hingga saat ini belum dijadwalkan dan masih menunggu hingga waktu pendaftaran ditutup. Hal tersebut dilakukan untuk memperoleh hasil total pasien yang pasti untuk di operasi.
"Kalau total pasiennya sudah jelas baru kami atur waktu pelaksanaanya karena kami harus buat laporan dulu untuk dikirim ke tim operasi dari Bogor," lanjutnya.
Sedangkan lokasi penyelenggaraan sebagai alternatif akan digelar di Rumah Sakit Umum Pusat Aloei Saboe Provinsi Gorontalo serta Rumah Sakit Umum Daerah Tani dan Nelayan Kabupaten Boalemo.
Bagi yang memiliki keluarga, sahabat, kenalan yang menderita penyakit katarak mohon segera didaftarkan di Kantor Dinkes Provinsi Gorontalo yang beralamat di Jalan Pangeran Hidayat, Kelurahan Paguyaman, Kecamatan, Kota Utara (ujung jalan dua susun).
Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama Pemerintah Provinsi Gorontalo, Dinkes Provinsi Gorontalo dan Klinik Mata Ainun Habibie Bogor
Minggu, 04 Maret 2012
Tarif Angkutan kota mnado Naik 30 %
sulaewesi utara- Kenaikan tarif angkutan umum dalam provinsi hampir dipastikan dinaikkan pemerintah sekira April depan. Informasi terkini, dengan opsi kenaikan bahan bakar minyak (BBM) Rp1.500 per liter, tarif angkutan kota dalam provinsi (AKDP) berkisar 20-35 persen.
Hitungan Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) Indonesia, jika BBM dinaikkan 1 April menjadi Rp6.000 per liter, Organda sudah ancang-ancang menaikkan tarif angkutan umum 30-35 persen. Sementara Kementerian Perhubungan telah ancar-ancar menaikkan tarif AKDP dan AKP rata-rata 15-20 persen.
Ketua Umum Organda Eka Sari Lorena Soerbakti mengungkapkan, pengeluaran untuk membeli BBM memakan porsi 30-40 persen dari biaya operasional angkutan umum. Dengan rencana kenaikan harga BBM sebesar Rp 1500 per liter diperkirakan pengeluaran untuk BBM akan bertambah sekitar 15-17 persen.
Lanjutnya, biaya operasi kendaraan (BOK) angkutan umum saat ini sudah 18,37 persen di atas tarif yang berlaku sekarang. Dengan mempertimbangkan beberapa faktor, dia memperkirakan kenaikan tarif angkutan umum seharusnya berkisar antara 30-35 persen dari tarif saat ini.’’Karena ada tambahan biaya sekitar 15-17 persen,’’ujarnya saat dihubungi kemarin.
Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Suroyo Alimoeso mengungkapkan, telah merancang berapa tarif batas atas bus antar kota antar provinsi (AKAP) kelas ekonomi. ‘’Pembahasan kenaikan tarif batas atas AKAP kelas ekonomi ini sudah selesai. dibahas di tingkat kementerian selanjutnya akan ditandatangani Menteri Perhubungan,’’ungkapnya. Saat ini, tarif batas atas untuk bus AKAP dan AKDB kelas ekonomi sebesar Rp139/penumpang/kilometer.
Dengan kenaikan sekitar 20 persen akan menjadi sekitar Rp386,4/penumpang/kilometer. "Dengan adanya kenaikan tarif ini, selain membantu pengusaha mengurangi beban yang harus ditanggung juga dapat merangsang pengusaha angkutan untuk melakukan investasi baru setidaknya melakukan peremajaan pada armadanya, sehingga bisa tetap memberikan pelayanan pada masyarakat," jelas Suroyo.
Namun, tarif AKDP dari Manado ke puluhan terminal di Sulut belum bisa dipastikan Pemprov Sulut. Dinas Perhubungan Sulut mengelak saat ditanyakan ancar-ancar penetapan tarif AKDP, andai BBM naik Rp1.500 - Rp2.000 per liter.
“Kita belum bisa menetapkan berapa harga angkot dan angkutan umum antar kota yang akan dinaikkan. Kalaupun akan dinaikkan itu ada prosedurnya, tak bisa sembarangan menaikkan harga angkutan. Kita tunggu saja keputusan Presiden mengenai tarif,’’kata Tampubolon usai rapat di Kantor Inspektorat Sulut kemarin.
Dia pun tak bisa memastikan, tarif angkutan dalam kota (Angkot) di Manado apakah akan naik berapa persen.Tapi jika rata-rata kenaikan berkisar 30 persen, maka tarif angkot (mikrolet) akan menjadi Rp2.600 per liter atau dibulatkan Rp2.500 per liter.
Simbolon hanya menguasai data jumlah angkot di Sulut,’’Jumlah angkot sendiri di Sulut mencapai sekira 8.000 kendaran, “tutur Tampubolon. Eka mengatakan kebijakan kenaikan BBM akan semakin membuat masyarakat beralih ke sepeda motor dan memundurkan transportasi publik.’’Saat ini angkutan umum hanya menggunakan tiga persen dari total kuota premium yang disubsidi,’’ sebutnya.
Seharusnya, kata dia, angkutan umum tetap mendapatkan BBM subsidi. Untuk memastikan subsidi jatuh di tangan angkutan umum, pemerintah bisa menunjuk Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang melayani khusus angkutan umum. Kalau kenaikan harga BBM itu untuk angkutan umum juga itu sama saja membunuh transportasi umum,’’ tuturnya.
Sementara itu, untuk bus non ekonomi atau bus-bus AC dan pariwisata diserahkan sepenuhnya kepada pemilik angkutan. Kalaupun ada kenaikan pasti kenaikan akan mengukur kemampuan masyarakat pengguna jasa.
Untuk membantu pengusaha transportasi yang keberatan dengan terus menaiknya harga jual sparepart, Kemhub bekerjasama dengan Kemenkeu akan merumuskan agar dibuat suatu stimulan misalnya dengan menurunkan bea masuk komponen-komponen yang masih diimpor. (jpnn)
Petani Gorontalo Khawatirkan Ancaman Gagal Panen
GORONTALO, TRIBUN-GORONTALO.COM- Petani di Kabupaten Gorontalo, merasa khawatir terhadap kemungkinan ancaman gagal panen yang bisa saja terjadi di saat musim penghujan ini.
"Padahal ratusan hektar sawah di daerah ini sudah mendekati masa panen," Ungkap Usman, salah seorang petani di Kecamatan Limboto, Minggu (4/3/2012).
Menurut dia, sejumlah petani mengalami trauma akibat tingginya curah curah hujan akhir-akhir ini, apalagi sebelumnya mereka pernah mengalami gagal panen akibat areal persawahan yang tergenang saat sudah siap dipanen.
Kekhawatiran mereka semakin bertambah lagi dengan rusaknya tanggul sungai Bulota di Kelurahan Hepuhulawa Limboto akibat terjangan banjir bandang Jumat lalu yang mengakibatkan puluhan hektar sawah di daerah itu terendam.
"Kami hanya bisa terus berdoa dan berharap, agar banjir tidak lagi terjadi di daerah ini, agar tanaman padi kami yang umumnya telah siap panen tidak terendam air," ungkapnya.
Selain itu kata Usman, para petani berharap pemerintah segera proaktif melakukan penyedotan air di areal persawahan yang terendam banjir.
Petani tidak ingin melakukan panen padi sebelum waktunya, dan hanya ingin menghindari banjir, sebab kualitas beras akan sangat berpengaruh, bahkan kuantitas jika dipanen sebelum umur panen akan merosot drastis. (*)
Tiga Rumah Hayut Gara-Gara Sungai Bulota Gorontalo Meluap
GORONTALO Hujan deras yang mengguyur kota Limboto kabupaten Gorontalo berlangsung sejak pukul 13.30 Wita hingga 13.15 Wita, Jumat (2/3) mengakibatkan sungai Bulota meluap.
Akibat kejadian ini, tercatat sekitar 20 orang warga kelurahan Hepuhulawa yang tinggal dibantaran sungai Bulota terpaksa mengungsi, karena rumah tinggalnya hanyut terbawa arus deras dengan ketinggian mencapai 1,5 meter. Tercatat tiga buah rumah hanyut diterjang banjir bandang.
Derasnya air yang datang tak terduga juga mengakibatkan seorang ibu menderita sengatan listrik karena air mencapai instalasi jaringan listrik.
Selain itu tercatat dua anak laki-laki harus dilarikan ke rumah sakit M.M. Dunda Limboto karena mengalami luka parah karena terjatuh saat lari menghindari terjangan arus sungai Bulota.
Para korban yang rumahnya diterjang banjir bandang itu adalah Murtina Nani, Titin Molou dan Aco Said.
Adanya korban banjir bandang membuat Pemkab Gorontalo segera tanggap menangani para korban.
Terlihat dilokasi banjir Wakil Bupati Tonny S. Junus meninjau langsung lokasi kejadian sekaligus menginstruksikan seluruh SKPD terkait agat terjun langsung menangani para korban.
Hal itu terlihat dengan terus disalurkannya bantuan langsung dari pihak Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo seperti makanan siap saji bagi warga yang rumahnya terendam, dan beberapa bahan keperluan lainnya.
Selain kecelakaan dialami warga, banjir bandang itu merusak beberapa areal persawahan disekitaranya sekaligus meruntuhkan tanggul
sungai di Kelurahan Hepuhulawa.
Dari pantauan, beberapa infrastruktur milik pemerintah diantaranya Polres Limboto dan juga Universitas Gorontalo terendam air yang mengakibatkan menghambat aktivitas yang ada.
"Tingginya curah hujan akhir-akhir ini perlu kita sikapi dengan meningkatkan kewaspadaan, saya minta kepada warga yang tinggal dibantaran sungai untuk lebih waspada agar jangan sampai menjadi korban banjir bandang seperti ini," ungkap Wabup Tony Yunus.
Wabup juga menghimbau kepada masyarakat yang melakukan aktifitas bertani maupun berkebun di bantaran sungai Bulota untuk sementara menghentikan aktifitasnya.
Wakil Bupati Tonny Junus juga telah mengambil langkah tepat dengan mengintruksikan pengerahan beberapa alat berat untuk membersihkan sedimentasi dan gelondongan kayu yang menyumbat lancarnya air di jembatan kompleks Polres Limboto.
Sabtu, 03 Maret 2012
banjir gorontalo belum surut
Metrotvnews.com, Gorontalo: Banjir yang merendam empat kelurahan di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, hingga Sabtu (3/3) siang belum surut. Hingga kini ratusan korban banjir masih terus bertahan di rumah mereka masing-masing dan enggan untuk mengungsi.
Sejumlah warga memilih bertahan karena tidak tahu harus mengungsi kemana. Warga pun terpaksa berkegiatan di atas genangan air yang masuk ke rumah mereka sejak Sabtu dinihari tadi.
Sekitar 500 kepala keluarga yang tinggal di empat kelurahan, masing-masing Biawu, Donggala, Tenilo, dan Limba B mengaku belum menerima bantuan apapun dari pemerintah setempat.
Banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Bone. Sebelumnya hujan deras mengguyur Kota Gorontalo sejak Jumat siang.(DSY)
Jumat, 24 Februari 2012
Sarjana Kedokteran Termuda di Indonesia
PECAHKAN REKOR: Trifanni Kairupan usai diwisuda, Kamis (23/2) kemarin dengan predikat cumlaude.
MANADO-Dunia pendidikan Sulawesi Utara kembali harum di nusantara. Setelah 2010 Christian Emor berhasil meraih medali emas di Olimpiade Matematika, kini seorang gadis cantik berhasil memecahkan rekor Indonesia karena mampu mendapatkan sarjana kedokteran di usia yang masih sangat belia.
Gadis itu bernama Triffani Sharon Kairupan SKed. Ia meraih sarjana Kedokteran di usia 17 tahun 7 bulan. Kairupan mengalahkan Riany Helmy, yang meraih gelar sarjana kedokteran saat usia 17 tahun 11 bulan. Kairupan lebih muda empat bulan dibanding Riany, alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta.
Kairupan telah diwisuda oleh Rektor Unsrat Prof Dr D Rumokoy SH MH, Kamis kemarin bersama dengan mahasiswa Fakultas Kedokteran Unsrat lainnya. Anak pasangan Prof dr Ralp Kairupan Sp KJ (K) dan Prof dr Nova Kapantow DAN MSc.S ini, sejak di bangku sekolah dasar memang sudah menorehkan prestasi akademik.
Tak heran di SD GMIM 9 Jalan Siswa Manado, Sharon hanya sampai kelas 5 langsung ujian akhir sekolah bersama pelajar kelas 6. ’’Kemampuannya dalam menangkap pelajaran sangat cepat. Karena kembalinya Sharon dari Australia, cepat menyesuaikan lingkungan.
Apalagi saat masuk kelas, ia cepat beradaptasi,’’ kata papa dari Sharon, Ralp Kairupan sembari menambahkan, Sharon pernah bersekolah di Australia.
Latar belakang keluarga Sharon sendiri dari keluarga berbasik pendidikan yang tinggi. Ayahnya seorang dokter spesialis kejiwaan dan ibunya dokter spesialis gizi.
Kedua kakaknya juga berprofesi sebagai dokter. Hal tersebut memacu semangat gadis kelahiran 25 Juni 1994 ini. ’’Saya ini SMP dan SMA mengikuti kelas akselerasi yang hanya dua tahun.
Tamat SMP tahun 2004, tamat SMA 2008. Soalnya saya termotivasi dengan keluarga yang semuanya boleh dikatakan berhasil. Apalagi mendengar cerita dari paman saya bahwa mama selalu berprestasi dari SD hingga kuliah,’’ jelas Sharon, panggilan akrabnya.
Setelah selesai SMA hanya dalam waktu 2 tahun, Sharon lanjut kuliah di Fakultas Kedokteran Unsrat. Di Kedokteran, Sharon juga berhasil menyelesaikan kuliahnya hanya dalam waktu 3 tahun satu bulan.
Skripsinya berjudul, ‘’Profil Status Mental Mahasiswa Baru Fakultas Kesehatan Masyarakat Tahun akademik 2011-2012’’. ’’Penelitian dimulai November tahun lalu, namun puji Tuhan semuanya berjalan lancar hingga boleh selesai dengan waktu yang ditentukan Tuhan,’’ kata Sharon, merendah.
Kepinteran Sharon ini juga tak terlepas dari kualitas pendidikan oma dan opanya. Oma dan opanya dari pihak mama dulunya guru bidang studi matematika. ’’Orang tua kami menanamkan harus sekolah dan bertanggung jawab dalam bekerja. Karena itu tertular kepada keponakan kami yang rajin dan tekun dalam studi,’’ ujar Dr Ir Gene Kapantow MS yang tak lain adalah paman Sharon.
Rektor Unsrat Prof D Rumokoy sendiri kepada wartawan, mengaku Unsrat akan terus mencetak penerus-penerus Sam Ratulangi, selaku peraih doktor matematika pertama di Asia Tenggara. ‘’Orang Minahasa dari dulu memang terkenal pinter-pinter.
Sekarang ini juga banyak yang pinter, tetapi tak sedikit yang terkendala masalah biaya sehingga tak bisa melanjutkan sampai ke perguruan tinggi. Unsrat akan siap memberikan beasiswa bagi pelajar-pelajar SMA berprestasi yang akan melanjutkan ke Unsrat,’’ ujar Rektor.
Siswa SMP Diculik, Diminta Tebusan 10 Juta
MANADO — Elisabeth Sri Laksmi Mandalasali alias Lala (14), salah satu siswa SMP Katolik di Manado, sore kemarin sekira pukul 17.00 dilaporkan kedua orangtuanya ke Polresta Manado. Dalam laporan, keduanya menyebut Lala diculik di pasar segar sekira pukul 08.00 dan sampai saat dilaporkan, belum pulang ke rumah.
Menurut pengakuan Linda Kristiani (51), orangtua perempuan Lala, dirinya dan suaminya baru mengetahui setelah menerima sebuah pesan singkat sekira pukul 09.00, isinya meminta uang tebusan Rp10 juta. “Korban akan dibebaskan jika diberi uang yang diminta,” kata Linda, membacakan pesan elektronik (SMS) balasan yang diduga dikirim penculik.
Linda menambahkan, beberapa saat sebelum anaknya Lala menghilang, Lala sedang bersama kakak sepupunya di pasar segar, Kelurahan Paal 2. “Keduanya janjian disitu,” katanya. Lanjut Linda, anaknya merasa buang air kecil, ia lantas pergi ke toilet.
Karena sudah lama, kakak sepupu menyusul Lala ke toilet, tapi Lala sudah tidak ada. “Kata dia (sepupu Lala) dirinya sempat melihat ada orang yang masuk ke toilet, tapi tidak mengetahui pasti laki-laki atau perempuan,” cerita Linda, warga kelurahan Paal 2 Lingkungan IV.
Kabar dari Lala, lanjutnya, nanti didapati sekira satu jam kemudian, sekira pukul 09.00. Korban mengirim SMS ke nomor kakaknya. “Tolong akang pa Lala, napa ada orang da bawa pa kita. Mar nintau sapa dorang, kong so di bandara. (Tolong Lala, ada yang membawa saya tapi tidak tahu siapa mereka, dan sekarang sudah berada di bandara),” kata Linda, menyebut itu bunyi SMS pertama kali.
Mendapat SMS itu, keluarga langsung mencari Lala. Keluarga dan teman-teman sekolah Lala dihubungi, hasilnya Lala tidak ada. Keluarga makin panik. “Cara lain yang kami tempuh, membalas SMS yang dikirimkan Lala. Dan kami kaget ketika dibalas dengan penegasan Lala benar diculik dan akan membebaskannya jika membayar tebusan Rp10,” ujar Linda.
Menanggapi itu, Kapolresta Manado melakui Kasubag Humas AKP Deesy Hamang, membenarkan adanya laporan tersebut. Hanya saja, masih akan dipelajari kebenaran laporan tersebut. Betul terjadi atau hanya rekayasa. “Laporan ini sementara ditindaklanjuti, sudah ada tim yang diturunkan di lapangan,” terang Hamang. (*)
Minggu, 19 Februari 2012
rusli janji perbaiki listrik gorontalo
GORONTALO,-Gubernur Provinsi Gorontalo Drs.H.Rusli Habibi,M.Ap menyatakan berkomitmen dalam program 100 hari kepemimpinannnya akan menuntaskan sejumlah permasalahan di provinsi Gorontalo, satu diantaranya menyelesaikan permasalahan listrik. Hal ini disampaikan Gubernur saat membawa sambutan pada acara sunatan masal di desa Rejonegoro kecamatan Paguyaman kabupaten Boalemo provinsi Gorontalo, Sabtu (18/2).
Menurut Rusli, saat ini kemampuan daya listrik di Gorontalo hanya sebesar 48 mw sedangkan yang dibutuhkan pada saat beban puncak 51 mega watt sehingga berimbas pada sering terjadinya pemadaman listrik.
Rusli menambahkan data saat ini di Gorontalo untuk tambahan pasokan listrik memang ada interkoneksi dengan kabupaten Minahasa provinsi Sulut sehingga ada kelebihan 17,5 MW.
" Tapi interkoneksi ini sangat sensitif, kena layang-layang, kena pohon pasti listrik padam, dan ini kita usahakan untuk memperbaiki infrastrukturnya," ujar Rusli.
Target lain yang juga menjadi fokus kerja Rusli selama 100 hari tugasnya ialah mengatasi masalah kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi beberapa waktu lalu.
Menurut Gubernur, Setelah diteliti yang antri di SPBU itu ternyata 60-70 % ialah mereka yang menggunakan BBM bersubsidi untuk di jual kembali d depot-depot. "Dan hal ini sudah diatasi dan akan terus diawasi," ujar Rusli.
Pemerintah provinsi juga menurut Gubernur telah membuat suatu konsep dan izin untuk dibentuk koperasi yang mengelola penjualan BBM tapi bagi daerah yang jauh dari SPBU seperti daerah Taludaa,Mongiilo.
Pada kesempatan itu juga Gubernur menyampaikan nantinya di sekitar daerah Lakea atau Wonosari akan dibangun satu SPBU yang dikhusukan untuk kepentingan masayarakat.
Jumat, 17 Februari 2012
Ismiyati Mengaku Terima Uang Tiga Kali dari Anas Urbaningrum
Diposting oleh
GORONTALO HARI INI
di
Jumat, Februari 17, 2012
Label:
BERITA,
gorontalo,
nasional
0
komentar
GORONTALO - Menyusul pengakuan sejumlah ketua DPC Partai Demokrat dari berbagai daerah yang membenarkan adanya bagi-bagi uang untuk memenangkan Anas Urbaningrum sebagai ketua umum Partai Demokrat, pengakuan yang sama juga mencuat dari mulut ketua DPC Partai Demokrat kabupaten Boalemo Provinsi Gorontalo Ismiyati Saidi.
Kepada Tribun Gorontalo, Kamis malam (16/2/2012) Ismiyati menegaskan pernyataan terdakwa kasus Wisma Atlit yang juga merupakan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhamad Nazarudin benar adanya.
"Apa yang dikatakan pak Nazarudin di persidangan kalau ada bagi-bagi uang ke ketua-ketua DPC memang benar," ujar Ismiyati melalui sambungan telepon dari Jakarta.
Ismiyati mengakui ikut menerima uang yang dibagikan panitia pemenangan Anas Urbaningrum untuk memenangkan Anas sebagai ketua umum Partai Demokrat.
"Saya terima uang sebanyak tiga kali yaitu di hotel Sultan Jakarta, hotel Topaz Bandung, dan hotel Aston Jakarta," jelas Ismiyati.
Ismiyati menceritakan, sebelum ke Jakarta dirinya sempat mengikuti sosialisasi persiapan kongres partai Demokrat di Manado dan Makassar.
Saat sosialisasi ini Ismiyati mengakui dirinya dipesan DPC untuk mendukung calon ketua Andy Malarangeng. "Tapi saya tidak mau, karena sejak awal saya sudah komitmen untuk mendukung Anas Urbaningrum," jelasnya.
Gayung bersambut, ternyata saat sosialisasi ini kubu tim pemenangan Anas Urbaningrum menjanjikan akan memberikan uang jika memilih Anas.
Selanjutnya, usai sosialisasi ini Ismiyati kembali lagi ke Gorontalo untuk persiapan menuju ke Jakarta.
"Saat berangkat ke Jakarta saya diarahkan menuju hotel Sultan. Di tempat ini saya diberikan uang sebesar 15 juta rupiah," ujar Ismiyati.
Dari Jakarta, kemudian Ismiyati dan ketua-ketua DPC dari daerah lain diarahkan menuju Bandung tepatnya di hotel Topaz. "Di hotel Topaz Bandung kami menginap semalam. Di tepat ini saya dapat tambahan uang lagi sebesar 15 juta rupiah," tambah Ismiyati.
Semalam di Bandung, Ismiyati dan ketua-ketua DPC lain kemudian balik lagi ke Jakarta tepatnya di hotel Aston. "Di Aston kami saya dapat lagi tambahan uang sebesar 2 ribu USD dan satu unit BlackBerry Gemini," ungkap Ismiyati.
Semua uang yang diberikan ini diakui Ismiyati tujuannya untuk memilih Anas Urbaningrum sebagai ketua umum PD.
Sebagai tanda dukungan kepada Anas Ismiyati mengaku diberikan jas berwarna biru bertuliskan Anas untuk Demokrat serta dapar ID Card peserta yang berfungsi ganda sebagai tanda pengenal masuk ruang kongres dan tanda bahwa yang memegang ID sudah menerima uang dan bersedia memilih Anas.
Ismiyati mengaku aksi buka mulutnya ini bertujuan agar presiden SBY tahu dengan jelas sikap anak buahnya.
"Saya korban dari Partai Demokrat juga kok," tegas Ismiyati. Pernyataannya ini mengartikan kekecewaan Ismiyati ketika dirinya dikecewakan saat pemilihan legislatif tahun 2009 silam.
"Waktu itu saya tahu dengan pasti saya meraih suara terbanyak di Kabupaten Bolaemo tetapi ternyata kemudian saya ketahui saya berada di urutan kedua dan tidak terpilih sebagai anggota legislatif Kabupaten Boalemo," ujar Ismiyati.
Dirinya mengaku kecewa karena menilai ada konspirasi yang dilakukan partai Demokrat untuk merugikan dirinya. "Bisa bayangkan saya sudah habis sampai milyaran rupiah saat pencalonan lalu, tapi apa yang saya dapat, partai pun sama sekali tidak mendukung," keluh Ismiyati.
Dengan pengakuannya ini, Ismiyati mengaku tidak takut dengan risiko yang akan dihadapinya. "Saya sudah beberkan juga pengakuan ini di sebuah televisi nasional dan saya tegaskan saya sama sekali tidak takut dengan risiko apapun yang akan saya hadapi. Tujuan saya cuma satu kebenaran dinyatakan," tegas Ismiyati. (ika)
Rusli : PNS Nakal Diumumkan ke Publik
GORONTALO,- Pegawai negeri sipil di lingkungan pemerintah provinsi Gorontalo harus berpikir dua kali bertindak nakal. Pasalnya, Maret nanti Gubernur Gorontalo Rusli Habibie bakal memberlakukan aturan baru terkait kedisiplinan pegawai. PNS yang sering bolos kantor, terlambat apel dan atau melakukan tindak kriminal bakal diumumkan secara terbuka ke publik.
"Saya ingatkan kepada pegawai jangan lagi berperilaku tidak disiplin dan melanggar aturan. Mulai Maret nanti pegawai yang tidak disiplin dan melanggar aturan akan saya umumkan di apel pegawai bahkan ke publik melalui media massa," kata Rusli di sela-sela senam pagi bersama pegawai di lapangan kantor gubernur, Jumat (9/02).
Ditambahkan Gubernur, pihaknya sering mendapatkan laporan terkait ulah oknum PNS yang tidak disiplin serta melanggar aturan, sehingga dirinya menegaskan tak segan membeberkan ke publik sebagai sangsi sosial. "Banyak laporan ke saya bahwa ada PNS yang tidak disiplin bahkan sering mabuk-mabukan, narkoba dan selingkuh. Saya wanti-wanti agar perilaku ini segera ditinggalkan jika tidak sangsi sosial menanti," tegas Rusli.
Rusli berharap dengan diberlakukannya aturan ini dapat meminimalisir perilaku ketidakdisiplinan PNS. Bagi Rusli, sangsi sosial dengan diumumkan ke publik lebih efektif selain tentunya sangsi kode etik
bahkan sangsi pidana. (*)
Ismiyati Terima Rp 100 Juta dari Kubu Anas Urbaningrum
Diposting oleh
GORONTALO HARI INI
di
Jumat, Februari 17, 2012
Label:
BERITA,
gorontalo,
nasional
0
komentar
JAKARTA - Muncul lagi pengakuan dari kader Partai Demokrat yang pernah menerima uang sekitar Rp 100 juta dari kubu Anas Urbaningrum saat kongres di Bandung. Kali ini pengakuan disampaikan Ny Ismiyati Saidi, mantan Ketua DPC Partai Demokrat Boalemo, Provinsi Gorontalo.
Ismiyati mengaku menerima uang secara bertahap yaitu Rp 7,5 juta sebagai uang transpor, Rp 15 juta sebanyak dua kali, 2.000 dolar AS, dan terakhir 5.000 dolar, plus sebuah BlackBerry Gemini. "Apa yang dikatakan Pak Nazaruddin (terdakwa M Nazaruddin) di persidangan mengenai bagi-bagi uang kepada para Ketua DPC itu memang benar adanya," ujar Ismiyati menjawab Tribunnews, di Jakarta, melalui sambungan telepon, Kamis (16/2).
Ismiyati mengungkapkan, pemberian uang terkait dengan pemenangan Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat yang saat itu bersaing dengan Andi Mallarangeng dan Marzuki Alie. Ditambahkan, sejumlah uang itu diterima di tiga tempat berbeda.
"Saya terima uang di Hotel Sultan Jakarta, Hotel Topaz Bandung, dan Hotel Aston Jakarta," ujar Ismiyati. Menurutnya, di tiga hotel tersebut tim sukses Anas Urbaningrum bermarkas, begitu pula para pendukungnya.
Ismiyati menceritakan, sebelum terbang ke Jakarta ia mengikuti sosialisasi persiapan kongres Partai Demokrat di Manado dan Makassar. Saat sosialisasi ini Ismiyati mengakui dirinya mendapat pesan dari pihak tertentu untuk mendukung Andi Mallarangeng.
"Tapi saya tidak mau, karena sejak awal saya sudah komitmen untuk mendukung Anas Urbaningrum,"
jelasnya. Gayung bersambut, ternyata saat sosialisasi ini kubu tim pemenangan Anas Urbaningrum menjanjikan akan memberikan uang jika memilih Anas.
Usai sosialisasi , Ismiyati kembali lagi ke Gorontalo untuk persiapan menuju ke Jakarta. "Saat berangkat ke Jakarta saya diarahkan menuju Hotel Sultan. Di tempat ini saya diberikan uang Rp 15 juta," ujarnya.
Dari Jakarta, Ismiyati bersama para Ketua DPC dari daerah lain diarahkan menuju Hotel Topaz, Bandung. "Di Hotel Topaz Bandung kami menginap semalam. Di tepat ini saya dapat tambahan uang
Rp 15 juta rupiah," tambah Ismiyati.
Tak takut risiko
Sehari kemudian Ismiyati dan Ketua DPC pendukung Anas dipindahkan ke Hotel Aston. "Di Hotel Aston kami dapat uang lagi 2.000 dolar AS dan satu unit BlackBerry Gemini," ungkap Ismiyati.
Semua uang yang diberikan ini diakui Ismiyati tujuannya untuk memilih Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Sebagai tanda dukungan kepada Anas Ismiyati mengaku diberikan jas
berwarna biru bertuliskan Anas untuk Demokrat serta dapar ID card peserta yang berfungsi ganda sebagai tanda pengenal masuk ruang kongres.
Ismiyati mengaku bersedia menceritakan kejadian tersebut agar Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat mengetahui dengan jelas ulah anak buahnya. "Saya korban dari Pantai Demokrat juga kok," tegas Ismiyati.
Ia mengaku kecewa pada Partai Demokrat karena gagal menjadi anggota DPRD dalam Pemilu 2009 lalu. "Waktu itu saya tahu pasti bisa meraih suara terbanyak di Kabupaten Bolaemo. Namun ternyata saya dinyatakan berada di urutan kedua dan tidak terpilih sebagai anggota legislatif Kabupaten Boalemo," ujar Ismiyati.
Ia menuding ada konspirasi di Partai Demokrat untuk merugikan dirinya. "Bisa bayangkan, saya sudah
habis sampai miliaran rupiah saat pencalonan lalu, tapi apa yang saya dapat. Partai sama sekali tidak memberi dukungan," keluh Ismiyati.
Dengan pengakuan itu Ismiyati tidak takut pada risiko yang akan menimpa dirinya. "Saya sudah beberkan juga pengakuan ini di sebuah stasiun televisi nasional dan saya tegaskan saya sama sekali tidak takut pada risiko apapun yang akan saya hadapi. Tujuan saya cuma satu, kebenaran dinyatakan," tegas Ismiyati. (ika)
Selasa, 14 Februari 2012
Puluhan Taxi Gelap Terjaring Razia di Gorontalo
GORONTALO,- Jenti salah seorang sopir taxi PO Garuda tujuan Gorontalo-Manado mengaku kecewa setelah aparat gabungan Polda Gorontalo yang mengeluarkan surat tilang kendaraan kepadanya di daerah Isimu Kabupaten Gorontalo, Jumat (10/2/2012).
Jenti yang sementara mengangkut penumpang tujuan Manado dengan menggunakan mobil taxi PO Garuda jenis Kijang terpaksa harus menerima kenyataan harus ditilang padahal surat-surat yang dikantonginya lengkap.
"Belasan tahun saya bawa mobil taxi PO Garuda baru sekarang kena tilang, padahal semua surat-surat yang sama bawa lengkap," keluhnya kepada Tribun, Jumat (10/2/2012).
Menurut Jenti aparat Lantas Polda mempermasalahkan surat ijin operasional miliknya sudah tidak berlaku lagi. Padahal Jenti mengaku salah seorang aparat Polda Gorontalo sendiri yang datang ke kantor PO Garuda untuk menawarkan mengurus ijin operasional sekitar 60 unit mobil taxi PO Garuda.
"Mereka bilang ijin operasional ini sudah tidak berlaku lagi dan mobil hanya bisa sampai di Atinggola saja dan tidak bisa masuk ke wilayah kabupaten Gorontalo dna kota Gorontalo," ujar Jenti.
Kepada Tribun, Jenti mengaku setiap tiga bulan sekali salah seorang oknum anggota Lantas Polda Gorontalo datang menagih ijin operasional semua kendaraan taxi PO Garuda.
"Setiap mobil harus bayar 100 ribu rupiah, jadi bisa dihitung berapa banyak yang mereka tagih untuk sekitar 60 unit lebih mobil taxi PO Garuda," terang Jenti.
Meskipun kecewa, Jenti mengaku tetap optimis ikut sampai ke sidang tilang nanti. "Kan semua surat-surat lengkap, termasuk bukti ijin operasional yang ditagih setiap tiga bulan sekali oleh oknum Lantas Polda Gorontalo. "Tidak masalah ikut sidang tilang, nanti kita akan tunjukan semua surat-suratnya," ujarnya.
Sementara itu, pantauan Tribun puluhan mobil yang kebanyakan taxi gelap dari dan menuju Goronatalo kena tilang dalam razia ini. Pelanggaran bervariasi mulai dari tidak bisa menunjukan SIM sampai sirat ijin operasional
Senin, 06 Februari 2012
ledakan mirip bom kejutkan warga mnado
MIRIP BOM: Seorang anggota Gegana sedang menjinakan benda mirip bom, yang belakangan diketahui hanya sebuah Rice Cooker.
MANADO — Sebuah bungkusan tas plastik biru berisi benda mirip tabung di depan bengkel Obor Pelita, menggegerkan warga Lingkungan VI, Kelurahan Paal 2, sekira pukul 08.00. Benda tersebut diduga bom, sehingga memacetkan jalan Martadinata lebih dari 15 kilometer.
Benda yang diduga bom itu pertama kali ditemukan Irwan Yahya (33), saat membuka bengkelnya. Saat melihat, Irwan mengaku langsung curiga. “Karena sejak malam sebelumnya benda yang diduga bom itu tak ada di depan bengkelnya,” kata Irwan.
Yang membuat Irwan menduga jika benda itu bom, karena sempat melihat ada rangkaian kabel di dalam bungkusan yang hanya berjarak sekira 4 meter dari bengkelnya. “Saya melihat ada dua kabel berwarna merah dan putih, didalam benda seperti tabung yang terbungkus tas plastik biru,” jelas Irwan.
Mulai takut, sekira pukul 09.00 Irwan menghubungi rekannya Lam Sanger, kemudian menghubungi Pala Ferri Lontaan. Karena takut menyentuh bingkisan tersebut, Ferri menghubungi Lurah Paal 2 Olga Kaeng dan langsung menghubungi Polsek Tikala. Karena para petugas Polsek Tikala tidak mau ambil resiko, akhirnya mengabarkan penemuan itu kepada tim Gegana Brimobda Sulut.
Sekira pukul 11.00 tim penjinak bom tiba. Di pimpin Iptu F Turang bersama 7 personilnya langsung mengamankan lokasi dengan Police Line serta mensterilkan lokasi dari ratusan warga yang tegang dengan temuan yang diduga bom itu. Semua warga hanya dapat menyaksikan prosesi penjinakan bom dari jarak sekira 30 meter.
Untuk memastikan benda misterius tersebut bom atau tidak, Brigadir M Hanafi, yang berpakain khusus, mendekati benda dan memasangkan alat penjinak. Semua warga dan aparat yang menyaksikan terlihat tegang, untuk menanti isi dari benda tersebut.
Pukul 11.45 saat alat yang diletakan bersentuhan dengan benda, hanya terjadi ledakan kecil, dan benda yang diduga bom itu, hancur berhamburan. Setelah dicek, ternyata benda yang disetrilkan itu hanya sebuah alat menanak nasi (Rice Cooker).
Dengan adanya benda yang diduga bom itu, Kapolresta Kombes Pol Drs Amran Ampulembang, saat ditemui mengatakan, tindakan petugas dalam mengantisipasi hal-hal yang mencurigakan, sudah tepat. “Itu prosedurnya. Warga tak perlu kawatir, namun tetap waspada. Jika ada hal yang mencurigakan sebaiknya dilaporkan ke pemerintah dan petugas setempat,” kata Ampulembang, yang turut meninjau langsung
suasana cap gomh mnado
JADI AGENDA TAHUNAN: Puluhan ribu warga Manado dan sekitarnya tumpah ruah di seluruh ruas jalan dan gedung-gedung yang dilalui rombongan peserta ibadah perayaan Cap Go Meh, kemarin. Tampak salah satu Tang Sin (Duta Allah) dari Klenteng Thian Tan Kiong saat melakukan ritual mengiris badannya dengan pedang.
MANADO—Umat Tri Dharma se Manado tumpah ruah di kawasan pecinan, Senin (6/2) kemarin sore. Mereka menjalani prosesi ibadah perayaan Cap Go Meh—ritual 15 hari setelah Imlek—dengan suka cita. Suasana sangat meriah karena puluhan ribu masyarakat Manado dan sekitarnya memenuhi seluruh kawasan yang dilewati iring-iringan peserta ibadah.
Sebanyak 4 Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) menggelar prosesi ibadah yang juga dikenal dengan Goan Siao itu di jalan raya, sedangkan yang lainnya ‘tidak diizinkan’ sang Thian hingga menggelarnya hanya di Klenteng saja. 5 TITD ini menurunkan 6 Tang Sin atau Duta Allah yang dipercaya umat Tri Dharma memberkati kota ini.
“Apalagi tahun ini merupakan Tahun Naga Air yang hanya datang 60 tahun sekali. Lebih kuat lagi ternyata ada klenteng yang diizinkan untuk turun beribadah di jalan raya,” kata seorang umat di TITD Kwan Kong.
Perayaan ritual tahunan ini telah dimulai dengan sembahyang pembuka dan memohon berkat kepada Thian atau Tuhan, pukul 09.00 hingga 12.00. Dalam ibadah itu, Tang Sin juga sudah diikutkan dengan sebelumnya melakukan ritual memasukkan roh suci atau Sin Beng ke tubuh Tang Sin. Seluruh perlengkapan ritual di Kio yang akan dinaiki Tang Sin juga sudah dimintakan berkat lewat sembahyang itu pembuka itu.
“Kami memohon agar berkat Tuhan menyertai prosesi Cap Go Meh," tutur Denny Kawatu, anggota Klenteng Kwan Kong. Pada pukul 12.00 Wita umat juga melakukan sembahyang dengan memanjatkan doa mengundang Dewa Kwan Seng Ta Tie untuk hadir dalam acara Cap Go Meh lewat Tang Sin.
Hal yang senada diungkapkan Ronny Loho, Rohaniwan dari Klenteng Altar Agung. Mereka memohan kepada sang pencipta agar melalui Tang Sin dalam perayaan Cap Go Meh diberikan berkat kepada bangsa dan negara serta persatuan dan kesatuan kepada umat beragama.
Berikutnya umat sembahyang lagi di pukul 15.00 untuk meminta izin kepada Tuhan agar rombongan diizinkan keluar Klenteng. Sebelum keluar, Tang Sin ditutup dengan kain hitam yang diiringi oleh gong yang dipukul berirama oleh anak-anak muda untuk mengundang Sin Beng atau roh suci menyatu dengan badan kasar Tang Sin.
Ketika kain hitam yang ditutupkan ke kepala Tang Sin itu dibuka, di saat itulah Tang Sin langsung kemasukan roh suci, dan dituntun naik ke atas Kio untuk keluar klenteng. Ritual di luar klenteng pun dimulai.
Sebelum rombongan ritual berjalan menyusuri rute yang ditentukan, rombongan non ritual dilepas lebih dulu oleh Wali Kota Manado. Dibuka oleh barisan Paskibraka Kota Manado yang mengusung bentangan banner tema bertuliskan: ”Dengan Perayaan Goan Siao Kita Tingkatkan Kerukunan Umat Beragama”. Dilanjutkan dengan arak-arakan tarian cakalele, drum band, masamper, dan figura dari 8 kecamatan dan kelurahan yang telah diseleksi Dinas Pariwisata Manado.
Selanjutnya pukul 16.00 masuk ritual keagamaan, dengan pembukaan berupa pukulan gong yang dilakukan Wakil Gubernur Djouhari Kansil. Dibuka dengan arak-arakan kereta hias yang menggambarkan masing-masing dewa seperti Kwan Im Po Sat, Kwan Kong, dll. Pemuda Kwan Kong yang membawa 36 panji kebesaran bersama tim ibu dengan tambor dan dupa memimpin di depan.
Dilanjutkan dengan rombongan TITD Tiong Tan Lie Goa Swee dari Liwas dengan 1 barongsai dan 2 lingan dengan berwarna kuning merah dan kuning hijau, beserta dengan dan 2 Tang Sin dan 2 kio dengan tambor dari kaum ibu, pemuda dan remaja Tiang Tan Lie Goa Swee.
Dilanjutkan TITD Hok Tek Cin Sin atau Sasana Bakti Pall 4 Manado dengan 2 Tang Sin dan 1 Kio. Kemudian TITD Kwan Kong dengan arak-arakan 2 lingan berwarna kuning putih, tambor, dan aduh Wushu anak-anak, dan 1 Tang Sin dan 1 usungan. Setelah itu masuk TITD Thian Tan Kiong (Altar Agung) dengan 1 barongsai berwarna merah dan kuning 2 lingan, beserta 1 Tang Sin dan 1 usungan.
Menutup serangkaian perayaan Cap Go Meh, itu nampak Wali Kota GSV Lumentut bersama Wawali Hearley Mangindaan berjalan bersama berbaur dengan umat. Mereka sempat mampir di toko obat Tek Kho Long. Mereka berdua nampak menyapa masyarakat dari tingkat dua toko tersebut, sambil melambai-lambaikan tangan kepada semua masyarakat.
Saat ditemui Wawali Harley Mangindaan mengatakan dia sangat gembira. ”Saya tentunya sangat bergembira dengan Cap Go Meh membawa daya tarik tersendiri di Manado. Apalagi tahun perayaannya berbeda karena disatukan dengan Festival Kuncikan Manado,”ujar Ai, sapaan akrabnya.
Sementara itu, Wali Kota Lumentut menyatakan, perayaan Cap Go Meh akan menjadi perayaan tetap. ”Perayaan Cap Go Meh telah dimasukkan dalam Calender of Event di setiap tahun. Sekaligus sebagai promosi dan dorongan untuk pariwista di Sulut,” katanya. Dia mengaku, telah bertemu langsung dengan semua Paguyuban umat Tri Dharma Manado membicarakan hal ini.
Bahkan, ke depan untuk rute sendiri akan dibicarakan dengan DPRD Manado untuk ditetapkan. “Dan di sepanjang rute tersebut akan ditambah aksesori. Tidak hanya lampion, tapi akan banyak lagi ornamen,” katanya tersenyum. “Kami sungguh bahagia karena yang menyaksikan bukan saja orang Manado. Ini membuktikan kita identik dengan semboyan Torang Samua Basudara. Inilah salah satu cara kita mempererat kesatuan hati kita. Ok?” tutup Wali Kota dengan mengangkat jempol.
Sementara Wagub Djouhari Kansil dalam sambutannya mengatakan, kiranya umat Tri Dharma dapat membantu program pemerintah, khususnya pariwisata. “Kiranya semua warga, baik Tri Dharma dan juga umat beragama lainnya dapat terus mendukung segala program pemerintah.
Selain itu, kiranya iven ini dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan,” ungkap Kansil. Hadir dalam perayaan itu antara lain Kapolda Sulut Brigjen Pol Carlo Tewu, dan sejumlah perwakilan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Sulut dan Manado.(***)
Minggu, 05 Februari 2012
dosen asusila dipecat
GORONTALO, Rektor Universitas Negeri Gorontalo Syamsu Qomar Badu memecat RL, dosen honorer di Fakultas Teknik, karena diduga berbuat asusila terhadap salah satu mahasiswi.
Selain memecat RL, rektor juga mencopot DN dari jabatannya sebagai salah satu kepala program studi di Fakultas Teknik karena terlibat dalam kasus serupa. Kasus ini dianggap mencoreng citra kampus tertua di Gorontalo tersebut.
Kasus ini berawal saat AS (20), mahasiswi tersebut, menanyakan nilai salah satu mata kuliah kepada RL. Dosen RL menjanjikan akan memberi nilai memuaskan jika AS bersedia diajak berhubungan intim di sebuah hotel di Kota Gorontalo.
AS lantas melaporkan hal itu kepada rekannya sesama mahasiswa. Saat menemui RL di hotel yang disepakati pada Selasa (31/1/2012) malam, rekan-rekan AS mendobrak kamar hotel dan melapor ke Kepolisian Resor Kota Gorontalo.
"Yang bersangkutan saat ini sudah dipecat. Ia diberhentikan sebagai dosen honorer di kampus Universitas Negeri Gorontalo dan kasusnya kami serahkan kepada polisi agar diproses," ujar Syamsu, di Gorontalo.
Selain RL, pihak rektorat juga mencopot DN sebagai kepala salah satu program studi di Fakultas Teknik. Dari penyelidikan pihak rektorat, DN diduga terlibat dalam kasus serupa yang dialami AS. DN berusaha memeluk dan mencium AS di dalam laboratorium, saat AS menanyakan salah satu nilai mata kuliahnya yang belum keluar.
Secara terpisah, Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Gorontalo, Ajun Komisaris Lesman Katili, mengatakan, status RL kini sebagai tersangka. RL dijerat dengan Pasal 335 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang perbuatan tidak menyenangkan. Terkait rencana pemerkosaan, polisi tidak menemukan bukti kuat.
"Dari hasil pemeriksaan petugas kami, tidak ditemukan tanda-tanda percobaan pemerkosaan terhadap korban. Kami menjeratnya dengan Pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan yang ancaman hukumannya maksimal satu tahun penjara," ucap Lesman.
Pengamat budaya di Gorontalo, Syam Terrajana, mengaku miris atas kasus yang menimpa di kampus UNG itu. Menurut dia, sangat tidak pantas ada seorang dosen yang notabene guru, berbuat asusila kepada mahasiswa yang tak lain adalah muridnya. Dosen seharusnya berwatak pengayom dan menjadi teladan bagi para mahasiswa, bukan justru sebaliknya.
"Dosen itu ibaratnya telah menjadi orangtua bagi mahasiswa di kampus. Sungguh tidak pantas jika dosen justru berbuat tidak senonoh kepada mahasiswanya. Semoga ini menjadi pembelajaran bagi pihak kampus agar berhati-hati merekrut dosen honorer. Perekrutan itu harus benar-benar selektif dengan memperhatikan kualitas otak dan ahlak," kata Syam. (*/tribungorontalo.com)
Minggu, 29 Januari 2012
Penumpang: Pesawat Lion Kok Kayak Angkot
Sejumlah penumpang pesawat Lion Air JT 771 jurusan Manado-Jakarta, Rabu (25/1/2012), mengamuk di dalam pesawat akibat perubahan rute penerbangan. Pesawat semestinya terbang langsung dari Manado ke Jakarta pukul 06.30, tetapi mendadak dibelokan ke Gorontalo.
Ini tidak profesional, pesawat dibuat seperti angkutan kota.
Jull Takaliuang, salah seorang penumpang memprotes perubahan rute tersebut yang berakibat jadwal tiba di Jakarta berubah. Protes Jull diikuti teriakan sejumlah penumpang yang menyebut Lion pembohong.
Beberapa dari mereka beradu mulut dengan pramugari. "Saya ada urusan pagi di Jakarta, jadi terlambat," katanya.
Sesuai jadwal, pesawat itu mestinya tiba di Jakarta pukul 09.00 WIB, tetapi karena perubahan rute itu kedatangan molor dua jam.
Penumpang lainnya, Jakried Maluenseng, menyatakan kaget ketika pesawat take-off dari Bandara Sam Ratulangi tiba-tiba pramugari mengumumkan pesawat singgah di Gorontalo.
"Ini tidak profesional, pesawat dibuat seperti angkutan kota," katanya.
Irwan, Manajer Distrik Lion Air di Manado, mengakui bahwa pesawat Lion Air nomor penerbangan 771 mengalami perubahan rute dengan alasan untuk mengangkut penumpang Manado-Gorontalo yang tidak terangkut dalam penerbangan Selasa sore kemarin. "Pesawat mengalami reroute, tetapi sudah kami umumkan kepada penumpang," katanya
Langganan:
Postingan (Atom)
















